Pantai Paropo, Tempat Camping Pinggir Danau Toba

Pantai Paropo, Tempat Camping Pinggir Danau Toba yang indah pemandangannya – Berikut akses ke Lokasi dan Harga Tiket Masuk Pantai Paropo terbaru bagi yang berwisata dari kota Medan.

Paropo adalah ujung danau toba atau pesisir danau toba yang memiliki bukit-bukit yang indah dan dlengkapi degan pohon pohon yang menghijau dan air danau toba yang sangat biru yang membuat para wisatawan terpesona untuk berenang di danau itu.

Sebelum sampai diparopo, pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi wisata ini sangat cantik dan indah, sehingga kita bisa melihat keindahan danau toba dari atas jalan itu, Danau Toba dikelilingi oleh perbukitan yang hijau dan elok. Sebuah efek yang menyegarkan mata. Apalagi jika kita menikmatinya sambil duduk santai di tepian pantai Paropo.

Hawa dingin yang menusuk dan tiupan angin seolah ramah menyapa kita. Tidak hanya wisata paropo yang berada didanau toba ada banyak wisata yang sangat indah seperti bukit indah simarjarunjung

Tempat Camping Yang Istimewa di Pinggir Danau Toba

Camping pinggir danau toba di pantai paropo silalahi
Kembali lagi saya menceritakan wisata paropo fasilitas yg ada di paropo yaitu tempat untuk mendirikan tenda bagi wisatawan yang menginap. Di paropo tidak ada hotel, jadi bisa pakai tenda yang sengaja dibawa untuk camping atau bermalam di pinggir danau bersama kerabat. 
Kemudian warga juga memfasilitasi kamar mandi dan warung makan kalau ingin memesan makanan bisa langsung pesan di warung tersebut.

Tetapi alangkah baiknya bawa makanan dari rumah karena agak sulit membedakan makanan halal bagi anda yang beragama muslim, bagi wisatawan yang ingin buang air kecil atau mandi bisa menggunakan toilet yang sudah disediakan. Akan dikenai biaya 5000-2000 perorang.

Akses ke Lokasi Wisata Pantai Paropo dari Medan

Perjalanan seru menggunakan sepeda motor dimulai dari medan-berastagi dengan jarak tempuh sekitar 140km jalanan yang dilewati cenderung lengang setelah melewati penatapan sebelum berastagi dan motor mampu dengan kecepatan 60-80 kilometer/jam setelah melewati Berastagi, selama perjalanan menuju sesekali terasa hembusan angin cukup kencang dari kiri dan kanan.

Karena paropo ini tempatnya jauh dari kota sehingga susah bagi wisatawan naik kendaraan umum. Sesampainya kami diparopo kami langsung istirahat diwarung dekat dengan bukit paropo, sebelum kami sampai kami sempat nyasar awalnya kami menggunakan aplikasi maps yang ada di handphone lalu kami bertanya kepada salah satu warga setempat, sambutan warga kepada kami sangatlah ramah mereka memberi tahu jalan menuju wisata dengan jelas yang tidak jauh lagi warga setempat menggunakan bahasa suku mereka yaitu suku batak yang terkenal dengan logatnya yang mantab.
Apalagi mereka tinggal dilingkungan yang memang semua warga tersebut suku batak. Yang sering disebut dengan batak toba.
Perkampungan ini jauh dari tempat pendidikan misalnya sekolah apalagi pasar mereka harus menggunakan sepeda motor untuk kepasar bahkan mereka ada yang sampai nyebrang kepulau samosir. 
Tempat ini tidak cocok untuk tempat tinggal keluarga karna keberadaanya yang jauh dari kota dan jauh dari tempat pendidikan.

Harga Tiket Masuk Objek Wisata Pantai Paropo

Akses jalan menuju pantai paropo, silalahi

Harga Tiket Masuk Objek Wisata Pantai Paropo

Biaya masuk paropo tidak lah mahal perorang dikenakan 15000 itu dihari weekend  kalau dihari biasa dikenakan 10000/orang sampai kelokasi sekitar 4-5 jam

Harga makanan sama seperti mita beli dikota medan misalnya teh manis seharga 5000 dan parkir mobil 10000sedangkan sepeda motor 5000.

Kemanan di lokasi wisata Paropo aman dan kondusif, penduduk desa sangat memperdulikan keamanan. Pedagang pedagang yg ada disitu juga ramah walaupun mereka bukan orang islam tetapi bahasa mereka dan sambutan mereka sangan sopan terhadap kami warga muslim, dan kami tidak menemukan adanya makanan haram yang mereka jual secara terang-terangan, mereka hanya menjual makanan mie instan nasi dan minuman, waktu itu kami hanya membeli segelas air teh untuk menghangatkan tubuh karena cuaca disana terasa dingin.

Waktu zuhur telah tiba sayangnya masjid atau musholla tidak terlihat disekitaran wisata paropo. Dan tempat untuk kami sholat pun tidak memungkinkan karna bnyak kotoran kotoran hewan, akhirnya kami pergi untuk mencari masjid tetapi sangat jauh harus memakan waktu berjam jam sehingga kami menzamak sholat zhuhur.

Hotel atau penginapan lain tidak ada jadi kalau ingin menginap dihotel harus didaerah lain yang lokasinya jauh dari wisata ini, dan juga tidak terdapat hotel syariah karna kita sama sama tau bahwa warga disekitaran danau toba bnyak sekali yang kristen.

Saran saya Bagi para pengunjung yang hendak menghabiskan waktu akhir pekan dan sekedar liburan di Paropo dihimbau untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga keindahan alam.

Jangan sampai merusak alam yang sudah indah ini ya dan sebaiknya dibangun musholla untuk pengunjung-pengunjung muslim dan seperti penginapan misalnya hotel serta rumah makan agar wisatawan bisa menikmati keindahan dimalam hari dari atas bukit. Untuk pemerintah setempat juga perlu membangun tempat untuk parkir mobil maupun sepeda motor agar lebih aman lagi .

Smeoga info tentang Pantai Paropo, Tempat Camping Pinggir Danau Toba bermafaat untuk anda.

Hikmah : Sesungguhnya Rabb kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy; Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Rabb semesta alam. [al-A’râf/7:54].

Demikian sobat mozafir,semoga tulisan terkait wisata halal sumatera ini bermanfaat, dan mampu memberikan informasi jika ingin berkunjung ke lokasi ini.

Title :  Wisata Paropo Daerah Danau Toba ( Silalahi )
shared by Alfi R.

Add a Comment

Your email address will not be published.