Kampung Wisata Masjid Al-Kamal Sibolangit

Sejatinya semua orang butuh akan waktu untuk melepas penat, karna ketika kita melepaskan penat atau refresing maka pikiran kita yang awalnya tegang menjadi tenang.

Maka dari itu orang-orang melampiaskannya dengan cara berwisata seperti mengunjungi pantai, gunung, taman-taman dan tempat rekeasi lainnya bahkan beberapa tempat sudah di kategorikan wisata halal yang pastinya sangat recommended untuk umat islam.

Umat islam sedang gencar-gencarnya dengan wisata yang berbau halal, sebab dengan wisata halal umat islam tidak usah khawatir dengan tempat ibadah dan fasilitas-fasilitas lainnya karna pastinya sudah terdapt didalamnya. tempat. Wisata halal sendiri diadopsi dari negara-negara non Organisasi Konfrensi Islam (OKI) dengan tujuan terpenuhinya kebutuhan beribadah para muslim di wilayah non (OKI).

Wisata religi kali ini adalah sebuah masjid, yang di mana masjid ini tidak hanya untuk tempat beribadah di dalamnya namun di kawasawan masjid ini terdapat tempat untuk berrekreasi masjid tersbut di kenal dengan masjid AL- Kamal, masjid ini berlokasi di JL. Letjen Jamin Ginting, Suka Makmur, Kec. Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Jika pengunjung dari arah Medan menuju Brastagi menggunakan kendaraan pribadi maka masjid ini berada di sebelah kanan sebelum Hill Park dan jika pengunjung tidak membawa kendaraan pribadi maka pengunjung bisa menaiki mini bus dengan inisial sinabung jaya/sutra yang bisa di naiki dari simpang pos dengan tarif kurang lebih 15.000.

Kampung Wisata Masjid Al-Kamal Sibolangit - Sumber foto diarykarim.blogspot
Kampung Wisata Masjid Al-Kamal Sibolangit – Sumber foto diarykarim.blogspot

Masjid ini dikatakan tempat wisata dikarnakan didalam areal masjid ini terdapat fasilits-fasilitas yang layak untuk dikatakan tempat wisata adapun fasilitas yang terdapat di komplek masjid ini adalah perpustakan dengan koleksi buku agama yang lengkap, taman untuk bermain, tempat istirahat, kolam ikan, kantin, tempat duduk untuk makan/bersantai dan penginapan.

Yang menjadi ciri khas masjid ini adalah masjid tempat transit atau tempat persinggahan “masjid ini adalah tempat transit atau tempat persinggahan ketika para jamaah yang ingin ke Brastagi dari arah Medan insyaallah mereka akan singgah begitu pula sebaliknya, karna masjid ini memiliki halaman parker yang luas” ungkap Rozali selaku BKM Al-Kamal.

Selain dari pada fasilitas di atas, yang menjadi perhatian di masjid ini adalah sangatlah bersih dan terawat fasilitasnya mulai dari tempat wudhu, kamar mandi, ruangan masjid, halaman sekitar dan tempat-tempat yang ada di lingkungan masjid ini, di tambah dengan suasana areal masjid ini yang sudah berada di dataran tinggi membuat masjid ini terasa sejuk dan nyaman, membuat semua orang betah berlama-lama di masjid ini.

Sejarah berdirinya masjid ini a pada waktu itu belum ada masjid di daerah ini di tambah semakin banyaknya orang islam yang ingin beribdah maka di perlukan lah sarana ibada, sebelumnya masyarakat sekitar beribadah di rumah warga, aula-aula sehingga seorang warga mempunyai inisiat untuk mendirikan suatu tempat ibadah kepada salah satu tokoh yang ada.

Berdirinya masjid ini pada tanggal 28 Agustus 1996 di dirikan oleh Bapak Haji Muhammad Kamaludin Lubis dan peletakan batu pertama masjid ini di laksanakan oleh mentri peneranagan Republik Indonesia pada masa itu Bapak Haji Harmoko yang langsung datang kelokasi sekaligus penandatangana prasati masjid ini.

Nah, jika diberi kelapangan waktu sangatlah di anjurkan untuk mampir di masjid Al-Kamal apalagi yang akan pergi ke Brastagi atau pulang dari Brastagi karna tempat ini sangatlah recommended untuk beribadah ataupun beristirahat dan jangan lupa jagalah kebersihan dimanapun anda berada.

Add a Comment

Your email address will not be published.