Kapal Penyeberangan ke Pulau Samosir dari Danau Toba

Foto diatas merupakan foto kapal yang saya naiki bersama keluarga saya jika ingin menyebrang dari Danau Toba menuju Pulau Samosir. 

Kapal tersebut dinamakan dengan kapal peri yang dapat mengakut manusia beserta mobil dan barang lainnya. Kami harus menunggu beberapa waktu dipelabuhan yang dinamakan dengan pelabuhan 3 Ras agar kami dapat melanjutkan keperjalanan yang ingin kami capai.

Cerita pengalaman saya berlibur ke Pulau Samosir

Rasa bosan rasa jenuh pun menghampiri saya beserta keluara 3 jam kami menunggu antrian agar bisa masuk kedalam kapal tersebut. Setelah menunggu dengan waktu yang lumayan lama akhirnya kami pun dapat menyebrang kepulau Samosir.

Diperjalanan menuju pulau Samosir suasananya sangat menyenagkan udara sangat sejuk angin yang berhembus sangat kencang pemandangan yang terlihat diatas kapal sangatlah indah.

Kami sangat menikmati perjalanan kami. Kami berfoto membuat story diinstagram. Didalam kapal tersebut banyak sekali orang yang kami jumpai termasuk turis manca Negara yaitu bulek hehe. Kami pun berfoto dengan bulek, bulek tersebut sangat ramah dan baik.

Kami pun mengobrol dengan bulek tersebut karna dia lumayan bisa berbahasa Indonesia hehe. Dia mengatakan dia bukanlah pertama kalinya libur ke Danau Toba pulau Samosir ini termasuk tempat langganan dia berlibur setelah Bali sih katanya kepada kami hehe karna di pulau ini sangatlah nyaman untuk berlibur sangat tenang untuk kita berelaksasi ketika ada masalah yahhh begitula kurang lebih yang dikatakan bulek tersebut.

Hampir setengah perjalanan saya melihat banyak orang yang berjualan diatas kapal tersebut ya saya pikir karna didalam kapal tersebut ada semacam kantin yang cukup luas maka tidak ada lagi yang berjualan tetapi saya salah banyak dari penduduk disekitar situ yang berjualan semacam kacang rebus pop mie dan cemilan lainnya.

Kita mengetahui bahwa penduduk daerah situ rata-rata orang nonmuslim tetapi itu dulu sekarang banyak orang islam yang tinggal bahkan berdagang didaerah tersebut jadi jangan takut lagi ya untuk membeli makanan ketika kalian lapar hehe.Setelah menunggu waktu yang tidak begitu lama dari pada kami harus mengantri tadi kami pun sampai di tujuan kami yaitu Pulau Samosir.

Setelah sampai di pulau Samosir pun kami segera menuju hotel yang ingin kami tempati. Kami tidak menggunakan kapal ya untuk mencari hotel tersebut. Kapalnya ya tetap dipelabuhan hehe.

Butuh waktu sekitar 25 menit untuk sampai. Ditengah perjalanan menuju hotel tersebut takkala pemandangan yang semkin indah kami lihat dan udaranya pun semakin dingin. Kami melihat pemandangan dijalan tersebut yang sangat indah tidak ada sampah yang berserakan dijalan tersebut ya tidak seperti yang kita lihat ditengah-tengah kota sekarang ini. Ya karena masyarakat disekitar masik menjaga kebersihan ya hehe.

Sampailah kami di ROGATE BEACH HOTEL

Foto diatas merupakan pemandangan Pulau Samosir ketika saya keluar dari hotel yang saya tempati bersama keluarga saya. Sangat indah bukan? hehe

Dimana Setelah kami sampai di hotel kamipun langsung beristirahat dan para ibuk-ibuk kami pun langsung mempersiapkan makanan yang sudah dibawak dari rumah.ya banyak sekali maknan yang telah dipersiapkan kamipun makan di semacam joglo sihh ya tapi dia lumayan besar dan lebar katanya sih itu memang disediakan untuk setiap tamu yang ingin berkumpul dengan keluarganya.

Setelah kami makn pun hari semakin gelap ya tepatnya tadi kami bilangnya sih makan sore ya bukan makan siang karna sudah petang.setelah makan pun kami melanjutatkan untuk berenang di kolam yang telah disediakan oleh hotel dan bisa juga berenang langsung di pinggiran pulau samosir ya karna hotelnya tepat didepan pulau tersebut.

Karna banyak adik sepupu saya yang masik kecil kamipun pertama berenang dengan menjaga mereka di kolam berenang setelah mereka siap mandi barula kami berenang ke pantai nya dari pulau samosir tersebut. Semakin sore menjelang malam udara sangatlah dingin angina dan ombak yang bertiup pun semakin kencang wahh akhirnya kami disuruh untuk mandi dikamar hotel dan tidak melanjutan untuk berenang karna hari semakin gelap.

Dimalam hari kami tidak langsung tidur kamipun manggang-manggang di halaman hotel tepatnya disamping joglo tempat kumpul keluarga tersebut. Dan yang bikin seru dijoglo tersebut terdapat karoeke yang bisa kami gunakan.

Keluarga kami sangatlah ramai para bapak-bapak dan abang-abang sibuk dengan panggangan ayamnya dan kami dan ibu-ibunya sibuk dengan microfon dan karoeke kami. Setelah kami makan malam pun dan setelah berakhirnya karoeke keluarga kami kamipun tidur.

Kebetulan kami sekeluarga menyewa 4 kamar kami tidur dikamar kami masing-masing setelah itu paginya kami langsung melanjutkan serapan. Kami pun mendapatkan kupon dari hotel tersebut 1 kufon yah satu kamar kamipun segera menuju tempat pengambilan maknan di hotel tersebut.

Ya karna kami terlambat bangun dan karna pengunjung hotel tersebut lumayan ramai kamipun mendapatkan makanan ya tidak terlalu enak dari mereka yang duluan bangun. Tapi gak papala namanya kami jugak lapar hehe. Kami pun dikasih piring dan kami memilih sendiri makanan apa yang ingin kami ambil. Setelah mengambil makanan kamipun segera mengambil tempat untuk makan.

Foto di area Hotel
Tepat dibelakang kami keindahan pulau SAMOSIR dan air danaunya yang biru
Karena keindahannya sehingga kami menghabiskan waktu 1 jamlebih untuk berfoto dan akhirnyakami kenak marah karna terlalu lama dan membuang waktu kata ibu kami padahal kan tidak ya hehe .  Kamipun langsung melanjutkan perjalanan ketujuan kami selanjutnya yaitu Danau diatas danau siapa yang tidak penasaran dengan namanya ya. 
Saya yang baru pertama sekali mendengar nam tersebut yaitu danau diatas danau bertanya- Tanya sendiri didalam hati saya bagaimana ya bentuk danau diatas danau tersebut? Kok bisa ya ada danau diatas danau lagi? Bagaimana ya caranya SUBHANALLAH sekali ya ALLAH SWT menciptakan alam besertakeindahannya yang sangat luar biasa.
AEK SIDOHONI, Danau Diatas Danau
Butuh waktu sekita 1 jam lebih sampailah kami ke Danau diatas danau tersebut. Udara nya yang semakin dingin karena kami tepat berada diatas puncaknya . awan pun tampak terlihat begitu dekat iatas kepala kami membuat kami sepontan mengucapakan SUBHANALLAH takjub melihat keindahan dan kuasa ALLAH SWT yang tidak ada habisnya.
Tempatnya cukup sederhana tapi apabila langsung berada disana sangat la luarbiasa melihat keindahan awan dan udaranya yang begitu sangat dingin sekali. Kami tidak begitu lama disana karna kami sangatlah lapar dan ingin membeli makanan karna disana masik desa terpencil dan kami tidak menemukan tempat makan. Rumah yang berada disana pun sangat jarang .
Cuman 1 rumah yang kami temui ketika kami sampai keatas danau tersebut yaitu rumah penjaga danau tersebut seorang kakak-kakak bersama dengan keluarganya dan kamipun berbicara dan bertanya kepada kakak tersebut. Setelah bertanya dan berbincang dengan kakak tersebut kamipun langsung berpamitan dengan kakak tersebut. 
Oiya saya lupa memberitahukan siapapun yang ingin berkunjung kedanau tersebut haruslah membayar sebesar Rp. 5000,perorang ya kata kakak itu biaya untuk merawat lingkungan sekitar danau tersebut ya rasa kamipun tafif yang cukup murah untuk melihat keindahan danau. 
Perut kamipun yang sangat lapar pergi meninggalkn danau tersebut dank mi melanjutkan perjalanan untuk mencari makanan yang halal ya kami kira didaerah seperti ini jarang ditemuin wisata halal tetapi siapa bilang kami pun tidak menunggu dan mencari terlalu lama kami langsung enemukan rumah makan halal ya kami langsung masuk dan makan dong. 
Setelah perut kenyang hatipun senang kami langsung melanjutkan perjalanan kepelabuhan untuk menyebrang dari Pulau samosir menuju Danau Toba atau bisa juga disebut perapat hehe. Kamipun melewati Tomok yaitu salah satu tempat perbelanjaan untuk membeli ole-ole yang cukup terkenal didaerah situ. Kami tidak turun karena kami mengejar kapal yang akan berangkat karena jika kami ketinggalan kapal maka kami akan menunggu waktu yang cukup lama untuk menyebrang dan sampai ketujuan tersebut.
Tak butuh waktu yang lama kamipun segera masuk kedalam kapl kali ini kami tidak keluar dari mobil kami berada didalam mobil dan berada diatas kapal juga ya bagaimana cara menjelaskannya ya kami berada diatas kapal tetapi didalam mobol hehe. 
Udara yang sagat panas dang era ya tentu sja akrna AC mobil mati ya tetapi tak lama kami sampai ke Perapat.Dan dari perapat kerumah kami tidak begitu jauh hanya dengan waktu 1 jam setengah kami sampai kerumah cuman karna diperjalanan menuju pulang kami banyak menemukan café dan resto yang halal kami pun makan disitu dan membuat perjalanan kami berhenti. 
Jadi walaupun didaerah seperti ini yang mayoritasnya rata-rata orang kristiani tetapi zaman semakin maju sudah banyak wisata halal yang berkembang didaerah tersebut. Setelah makn kamipun melanjutkan perjalananpulang kerumah. Setelah setengah jam perjalanan kami pun sampai kerumah dengan senanghati dan jiwa yang segar hehe sepertinya begitu.
Setelah sampai kami langsung beristirahat karna mungkin perjalanan kami melelahkan tapi lebih banyak menyenagkannya hehe.
Pengalaman berwisata ke Pulau Samosir – Kapal Penyeberangan ke Pulau Samosir dari Danau Toba
Salam mozafir, shared by Jahra

Add a Comment

Your email address will not be published.