Liburan di Tulungagung: 2 Tempat Wisata ini Asyik di Kunjungi

Liburan di Tulungagung 2 Tempat Wisata ini Asyik di Kunjungi

Bulan puasa yang lalu kami sekeluarga berlibur ke rumah nenek di Tulung Agung Jawa Timur, dari Medan kami berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamo Medan, terbang pukul 12.00 siang, transit di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, kemudian terbang kembali pukul 15.00 wib dan sampai Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 18.00 wib disaat sampai bertepatan pula buka puasa.

Akhirnya kami memutuskan untuk membatalkan puasa dengan membeli makanan yang ada di sekitaran parkir yang harganya cukup murah tapi rasanya tidak murahan dung pastinya yaitu Rp 10.000 per bungkus. Oh iya, kampung halaman nenek saya itu di Tulung Agung kecamatan Rejo Tangan tepatnya depan Gunung Cemenung yang dari bandara butuh waktu 4 jam lagi perjalanan, Tulung Agung ini terkenal sebagai satu dari beberapa daerah penghasil marmer terbesar di Indonesia, dan terletak 154 km barat daya kota Surabaya, Ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Karena kami memilih naik travel daripada di jemput oleh keluarga yang perjalanannya juga lumayan cukup jauh jadi kami kelamaan dijalan dan akhirnya kami sampai rumah itu pukul 02.00 dini hari, jam-jamnya dimana masyarakat disini mau sahur, kami disambut dengan sangat hangat oleh seluruh keluarga dan para tetangga, selesai sahur kami pun memutuskan untuk istirahat.

Setiap pagi selalu berhadapan dengan Gunung Cemenung, menghirup udara yang sejuk, segar tanpa polusi yang parah benar benar tenang, dan damai sekali disitu.

Pesona Bangunan Era Kolonial di Bukit Cemenung, Lokasi Desa Sukorejo wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Pesona Bangunan Era Kolonial di Bukit Cemenung, Lokasi Desa Sukorejo wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Setelah beberapa hari istirahat memulihkan tenaga, kami berwisata dibeberapa tempat yang paling menarik buat saya selain wisata yang baru baru saja terjamah tangan manusia tempatnya juga dekat.

Air Terjun Alam Kandung Tulungagung

Air Terjun Alas Kandung atau Grojokan Sewu Alas Kandung terletak di wilayah pinggiran Alas (Hutan) Kandung Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan
Air Terjun Alas Kandung atau Grojokan Sewu Alas Kandung terletak di wilayah pinggiran Alas (Hutan) Kandung Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan

Kali ini dimulai dengan wisata Air Terjun Alas Kandung / Alam Kandung di Area Sawah, Tanen, Kecamatan RejoTangan, Kabupaten TulungAgung yang hanya berjarak 10 menit dari rumah nenek jalanan memasuki lokasi benar benar di dalam hutan dan jalannya pun masih benar benar tanah tidak ada aspal dilokasi pun masih banyak semak semak bambu yang tidak terurus, uang masuknya tidak ada hanya saja bayar parkir Rp 5.000,-/ kereta dan tidak ada satu orang pun yang berjualan makanan disini.

jernihnya air di Air Terjun Alas Kandung atau Grojokan Sewu Alas Kandung terletak di wilayah pinggiran Alas (Hutan) Kandung Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan
jernihnya air di Air Terjun Alas Kandung atau Grojokan Sewu Alas Kandung terletak di wilayah pinggiran Alas (Hutan) Kandung Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan

Kami sangat menikmati sekeliling tapi tidak ada yang mandi mandi karna sudah ada peringatan kalau seminggu yang lalu ada remaja yang tenggelam, airnya jernih sekali benar benar masih alami walaupun tempatnya tidak pernah dapat perhatian dari penduduk setempat dan sesuatu pun terjadi disan.

Di sana saya diganggui si ‘’Rambut Panjang yang Cantik’’ badan saya dibuat berat dan si ‘’dia’’ pun ngikuti saya sampai akhirnya saya jatuh sakit akhirnya saya dibantu sama penduduk rumah nenek saya untuk ngilangin si ‘’dia’’ itu, saya juga akhirnya memutuskan untuk menghapus foto foto saya yang sendiri ada si ‘’dia’’ yang ikut berpose juga tapi itu tidak membuat saya trauma untuk menjelajahi wisata disini hanya saja lain waktu saya harus lebih berhati hati dan menjaga sikap.

Mengunjungi Makam Presiden Soekarno

Makam Bung Karno, Blitar
Makam Bung Karno, Blitar

Kami mengunjungi beberapa tempat lagi di TulungAgung ini, dan kami pun ke Blitar untuk berziarah ke Makam Bapak Presiden kita yang pertama yaitu Bapak Soekarno, uang masuknya cukup murah yaitu sekitar Rp 10.000/orang.

Sebelum masuk ke gerbang kita akan menjumpai berbagai macam penjual yang menjual aksesoris dan segala pernak pernik, tidak lama kami disana perjalanan pun berlanjut ke Candi Penataran yang tempatnya tidak jauh dari Makam Soekarno sekitar 30 menit,

Disana kami disuguhi berbagai macam pernak pernik atau semacam aksesoris juga sebelum masuk gerbang kami menjumpai patung yang besar sambil memegang pentung uang masuk disini hanya Rp 5.000/orang dan uang parkirnya juga Rp 10.000/mobil karena sedang bulan puasa tidak ada warung makanan yang buka, candi-candi nya masih terawat sekali benar benar indah tapi ada salah satu ruang di candi itu yang masih digunakan sebagai tempat sesajen yang tidak jauh dari situ pun sudah terhirup bau kemenyan dan berbagai macam bau bunga.

Sudah sebulan berlalu ada pertemuan pasti akan ada perpisahan, berat hati harus meninggalkan kota yang super indah, damai, tenang, dan lalu lintas yang tidak pernah macet ini tapi mau gimana pun saya dan keluarga harus kembali ke Medan tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan.

Kami berangkat dari kampung halaman ke Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 02.00 dini hari karena keberangkatan pesawat kami pukul 05.30 wib, tangisan pun pecah disaat kami berpamitan tak rela rasanya harus meninggalkan kota ini, keluarga ini dan masyarakat disini, mereka sangat baik dan selalu memberikan pelajaran-pelajaran dari budaya disini.

Selamat tinggal kota Pahlawan, semoga di lain waktu kita dapat kembali bertemu dengan suasana yang masih hangat dan jangan lupakan kenangan yang pernah kita lalui.

Sekian cerita saya tentang Liburan di Tulungagung: 2 Tempat Wisata ini Asyik di Kunjungi, salam mozafir, shared by Nurhazlina

Written by 

Assalamualaikum...Anda memiliki info wisata daerah, cafe, restoran, hotel, penginapan, dll yang ingin di kenalkan pada dunia, boleh share kepada kami untuk di publikasikan. Mozafir managed by travel blogger (halal traveller).

Leave a Reply

Your email address will not be published.