Serunya Mancing di Laut Belawan, Medan

Salam mancing mania rekan semua, kali ini isyan mau cerita soalan mancing yang baru di bulan ramadhan mei 2020 ini, jadi ceritanya sejak wabah corona merajalela yang dimana saya terkadnag bepergian mancing jauh-jauh kini di batasi.

Efek lama tak mancing akhirnya 17 mei 2020 di pekan terakhir ramadhan kami ber5 mengagendakan mancing laut lagi sekitar belawan.

Beli Umpan Mancing Laut di Titi Pahlawan Medan Labuhan

Pagi sekali selepas makan sahur kami berangkat dari medan johor naik 1 mobil menggunakan jalan biasa yos sudarso karena masih pagi dan jelas jalanan  medan masih sepi, tentu kalau sudah mulai siang maka pilihannya adalah lewat tol.

Kemudian sampailah di simpang kantor, pas sebelum Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli KLS IIB ada masjid saya singgah shalat subuh sebentar, setelah itu lanjut beli udang di pas setelah jembatan di jalan Titi Pahlawan yang tidka jauh dari rutan tadi.

Pilihannya disini ada udang hidup yang harganya tentu tinggi, namun kami belinya yang udang mati dengan asumsi kalau uang mati dapatnya lebih banyak dan harganya jauh lebih murah. Lagian juga target ikan kami kali ini di spot yang banyak menggunakan udang kupas….

Panda-pandailah menawar jika beli udang disini, kebetulan di rombongan kami ada seorang raja tawar yang sampai penjualnya luluh he he karena disini model takarannya adalah satu kepalan tangan atau satu sorongan tangan yang di taksir oleh pembelinya, ada baiknya ambillah beberapa sorongan tangan udang jika di rasa tawarannya tidak sesuai.

Lokasi Kapal Mancing Laut di Dermaga Titi Panjang Belawan

berangkat mancing di pagi hari, tampak lampu-lampu di pelabuhan pelindo belawan medan
berangkat mancing di pagi hari, tampak lampu-lampu di pelabuhan pelindo belawan medan

Kemudian melanjutkan lagi perjalanan ke lokasi naik dan turunnya pemancing yang biasa di sebut titi panjang, sebuah dermaga kecil yang menjadi titik antar dan jemput penumpang baik dari kampung nelayan, atau yang mau mancing ke tengah laut dalam atau ke lokasi lainnya biasanya naik kapalnya dari sini.

Video Memancing di Laut Naik dari Titi Panjang Belawan

Kami sudah ditunggu oleh tekong (kapten kapal) langganan yang biasa kami gunakan mancing ke tengah, kemudian semua perlengkapan mancing di naikkan ke boat. Oh ya boatnya dari kayu tapi cukup aman… tapi agar lebih safety saya menganjurkan agar selalu membawa pelampung, walaupun tak di pakai, tetapi selalulah sedia di dalam box atau barang bawaan sobat ya… ya namanya tawakkal  seperti itulah sob.

Akhirnya kami berangkat ke spot yang memakan waktu kurang lebih 1jam 20 menit. Dalam perjalanan kami merakit joran dan rangkainnya, karena kebanyakan mancing dasaran adalah yang paling menjanjikan kalau mancing di laut belawan.

Adapun spot-spot untuk casting seperti di kapal karam (biasa di sebut spot isa) kini sudah ksoong karena di keruk ke permukaan besi tuanya untuk dijual oleh penyelam. Di beberapa spot casting lainnya juga terkadang butuh waktu lebih pagi untuk sampai di lokasi jika ingin berhasil.

Oke lanjut lagi…

Serunya Memancing di Laut Dalam dan Strike Ikan Merah

mulai menurunkan joran pancing ke dasar laut menggunakan umpan udang kupas
mulai menurunkan joran pancing ke dasar laut menggunakan umpan udang kupas

Tekong kami mengajak ke spot andalannya dan memang betul hasil tangkapan disini ikan kurisinya (biasa disebut ikan merah di medan) cukup besar dari spot-spot lainnya. Di spot ini lebihc epat jika udangnya di kupas, atau jika ingin cepat bisa cukup dengan lepas kepala udang dan ekornya kemudian pasnagkan di kail. Rangkainnya bisa timah di ujung atau timah di tengah leadernya… cobalah yang menurut anda nyaman.

Tapi yang cukup bikin kessel juga adalah di spot yang kami datangi ini cukup banyak juga ikan buntalnya. Pasti taulah ikan buntal ini musuhnya pemancing dasaran karena memutuskan benang pancing dan jika ini terjadi tentu waktu kita akan habis membuat rangkain kail baru lagi..

kebanyakan ikan yang berhaisl kami pancing adalah ikan kurisi atau di medna biasa di sebut ikan merah
kebanyakan ikan yang berhaisl kami pancing adalah ikan kurisi atau di medan biasa di sebut ikan merah

Tak berhenti sampai dsitu, ada masalah abru lagi, lagi asyik-asyik mancing dengan strike bertubi-tubi ini, seketika ombak menjadi besar dan arus kencang, dari kejauhan nampak awan hitam dan memang betul prediksi cuaca dari satelit yang kami cek sebelumnya. Walaupun sedikit beda soal waktunya.

Terkadang Saat Mancing di Laut, Cuaca Berubah Ombak Besar dan Hujan

gelombang laut mulai naik dan langit tampak awan hitam dan mendung
gelombang laut mulai naik dan di langit tampak awan hitam dan mendung

Tak bisa melawan alam, kami putuskan putar balik, sekitar jam 12.30 kami menuju pinggir belawan lagi, di sepanjang perjalanan kami melihat banyak kapal-kapal mancing lainnya menuju pinggir juga, ya kebetulan ini hari Minggu dan memang laut belawan selalu ramai pemancing dari kota Medan jika hari-hari libur seperti ini. Karena itu jugalah kapal-kapal mancing ini beberapa hari sebelumnya mesti di booking jika ingin mancingnya dihari sabtu atau minggu.

Meskipun mancing kali ini cuma beberapa jam, tapi Alhamdulillah ada hasil yang bisa di bawa pulang dan ukurannya pun lumayan, saya mendapatkan ikan kurisi, ikan kembung, dan lainnya, tapi kali ini tak ada kerapu.

Akhirnya siang sekitar jam 13.30 kami sampai di pinggir dan segera bersiap untuk pulang lagi ke Medan… Sekian cerita kali ini semoga menginspirasi bagi anda yang hobi mancing di laut….Berikut videonya cerita mancing kami di laut belawan Medan.

Mancing Mania di Laut Belawan Medan

Boleh juga jika ingin bergabung mancing di laut belawan Medan bersama saya, atau mancing liar lainnya, terkadang juga saya berkunjung ke luar daerah untuk mancing seperti di pesisir selatan sumbar, aceh singkil dan aceh besar, atau trip-trip mancing lainnya. Salam mozafir, shared by isyan.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published.