Pajak atas harta Wakaf, seminar online via zoom

Pajak merupakan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan. Sementara itu, wakaf merupakan perbuatan hukum melepaskan kepemilikan atas harta untuk dimanfaatkan bagi kepentingan ibadah dan/atau kesejahteraan umum. Baik pajak maupun wakaf sama-sama berorientasi pada kepentingan umum.

Brosur seminar pajak harta wakaf:

pajak harta wakaf

Pertanyaannya kemudian: apakah harta wakaf (seperti tanah, kendaraan, saham, dan uang) bisa tidak dikenai pajak? Apakah bisnis wakaf produktif dikenai pajak? Apakah hasil pengelolaan atas harta wakaf juga dikenai kewajiban pajak?

Yuk bergabung “Pajak atas harta Wakaf, seminar online via zoom”

Pajak atas harta Wakaf

Dalam diskusi online bersama:
1- Siti Soraya Devi Zaeni, S.H., M.Kn. (Anggota BWI)
2- Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan
Keynote Speech: Mohammad Nuh (Ketua Badan Pelaksana BWI)
Moderator: Zakaria Anshar (Anggota BWI)

Rabu, 05 Agustus 2020
Pukul 10.00-12.30 WIB
melalui Aplikasi Zoom

*Untuk mendapatkan link Zoom Meetingnya & Online Sertifikat,*
*Registrasi melalui pesan WA dengan format: FKW – NAMA LENGKAP – LEMBAGA – NOMOR WA – EMAIL*
*Klik di sini: https://wa.me/6287787225233*

#PajakAtasHartaWakaf
#WakafKuatIndonesiaHebat
#BadanWakafIndonesia

Forum kajian wakaf ini diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia.
www.bwi.go.id

Agar pemahaman kita ada dasarnya dan mudah dicerna, jika anda tak dapat ikut seminar di atas, mungkin dapat menyimak artikel berikut seputar harta wakaf kena pajak.

Mengapa Tanah Wakaf Kena Pajak?

Menurut Anggota Badan Wakaf Indonesia Soraya Devi, tanah wakaf yang dikenai pajak bisa jadi karena tanah itu belum memiliki sertifikat wakaf.

“Yang sekarang banyak terjadi adalah tagihan pajak timbul karena banyaknya tanah wakaf yang belum bersertipikat hak milik wakaf,” jelas Devi, Selasa (5/4/2017) malam. Simak di link berikut.

Ia mencontohkan tanah wakaf yang masih bersertifikat hak milik (SHM), hak guna bangunan (HGB), hak guna usah (HGU), girik, dan verponding.

Untuk bisa mendapatkan sertifikat wakaf, menurut Devi, persyaratan berupa warkat atau surat-surat tanah harus lengkap. Namun, “Kelengkapan warkat inilah kendala utama,” ujar Devi.

Untuk itu, Devi berharap Badan Pertanahan Nasional bisa mengeluarkan kebijakan yang lebih memudahkan nazhir untuk mendapatkan sertifikat wakaf. “Terutama sertifikat wakaf untuk tanah yang di atasnya ada masjid,” kata Devi.

Mengenai tanah wakaf yang digunakan untuk kegiatan usaha wakaf produktif, Devi menyatakan bahwa hanya kegiatan usahanya yang dikenai pajak. Adapun tanahnya tidak dikenai pajak jika sudah bersertifikat wakaf. Sekian bahasan terkini tentang Mengapa Tanah Wakaf Kena Pajak? yang di sadur oleh admin dari situs BWI go.id, penulis Nurkaib.

Add a Comment

Your email address will not be published.