Lokasi dan Biaya Masuk Wisata Pemandian Air Panas Hutaraja

Info cerita pengalamanku berwisata berendam air belerang di Mandailing natal tepatnya di Lokasi Wisata Pemandian Air Panas Hutaraja.

Lokasi Wisata Pemandian Air Panas Hutaraja

Kalau di Berastagi Sidebu-debu ada kolam buatan untuk berendam air hangat belerang, maka tidak kalah di daerah panyabungan selatan ada juga yang super alami langsung dari aliran sungai mengalir air panas yang sensasinya luar biasa..

Lokasi Pemandian Air Panas Hutaraja

Selama liburan di kampung, Ibu saya mengajak untuk pergi ke Pemandian Air Panas Hutaraja, lokasi objek wisata ini terdapat di Kencamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal yang berjarak kurang lebih 30 Km.

Dapat di tempuh dalam waktu 50 Menit menggunakan sepeda motor dari Panyabungan Mandailing Natal. Desa ini berada di bawah kaki Gunung Sorik Marapi sehingga berudara sejuk dan di lengkapi dengan mengalirnya air panas yang alami. 

Yang Perlu Kamu Tahu Seputar Pemandian Air Panas di Hutaraja

Pemandian Air Panas di Hutaraja bukan air panas biasa melainkan campuran dari air belerang karena terdapat dibawah kaki gunung sorik marapi. Tempat ini termasuk salah satu tempat pemandian air panas yang diminati oleh warga, selain bisa menyembuhkan penyakit, mandi air panas juga bisa menghilangkan stres.

Pada saat pagi dan sore hari hingga malam tempat ini ramai di kunjungi warga sebagai penghilang lelah setelah seharian beraktivitas.namun sayangnya tempat ini belum terkenal seperti wisata-wisata lainnya masih jarang wisatawan dari luar daerah yang berkunjung ke tempat ini, selain karena jaraknya terlalu jauh dari perkotaan serta jalan untuk menuju tempat ini termasuk ekstrim. 

Saat menuju tempat ini dalam perjalanan kami disambut dengan jalan setapak yang disertai dengan pemandangan hijau dan terlihat pematang-pematang sawah serta pohon kelapa yang menjulang tinggi.

Untuk menuju tempat ini kami banyak melewati tanjakan dan jalan yang berbelok-belok, sehingga untuk menuju tempat ini terutama yang baru pertama kali harus hati-hati dan mengendarai dengan konsentrasi.

Dalam perjalanan hari mendung dan sedikit gerimis kami lalui demi menuju tempat pemandian air panas Hutaraja yang berada di kaki Gunung Sorik Marapi.

Sesampainya ditempat kami dihidangkan dengan pemandangan yang membuat mata takjub pemandian Air Panas Hutaraja ini terdapat aliran air seperti sungai dangkal didasari dengan warna hijau lumut.

Serta terdapat luapan air panas yang membuat tak sabar untuk menikmati air belerang dari kaki Gunung Sorik Marapi ini. Sayangnya fasilitas dari pemandian ini belum lengkap dimana tempat parkir yang masih kurang dan tempatnya masih cukup terbuka.

Tempat pemandian khusus perempuan

Pemandian air panas ini di bedakan antara tempat mandi laki-laki dan perempuat, dimana tempat laki-laki berada didepan sementara untuk perempuan masuk sedikit kedalam. 

Perbedaan Pemandian Air Panas Hutaraja dengan Lainnya

Ternyata Pemandian Air panas Hutaraja ini berbeda dari tempat lain selain pemandian ini terdapat belerangnya tetapi bau dari belerang ini tidak menyengat sehingga tidak mengganggu saat mandi dan suhu dari air panasnya juga berbeda disatu tempat air hangatnya biasa dan ada juga yang terasa sangat hangat di tambah dengan pemandangan hijau dengan dikelilingi pohon kelapa yang menjulang tinggi serta sawah yang hijau.

Bagi warga setempat, khususnya para lelaki, pemandian air panas Hutaraja sudah menjadi tempat favorit yang murah meriah, tidak ada kutipan ataupun retribusi untuk masuk ke lokasi.
Namun bukan berarti tidak ada fasilitas apapun.

Disini, terlihat dua bangunan surau yang biasa dijadikan tempat bagi warga pengunjung menunaikan sholat setelah berendam atau amndi di air panas. Tak hanya itu, disini terdapat warung-warung sederhana yang menyediakan minuman dan makanan ringan.

Warga disini patut bersyukur, selain berada dikaki Gunung Sorik Marapi (Sorikmarapi) yang berudara sejuk, mereka juga di karuniai sumber air panas yang mengalir secara alami.

“Tempat ini menjadi sebagian tempat istirahat bagi warga setempat, dapat menghilangkan rasa lelah badan seperti di pijat-pijat pulang dari sawah mandi kesini siap itu tidur terasa pulas.” kata buk mirna sebagai warga setempat.

Terlihat pemandangan unik saat beberapa pengunjung yang merupakan warg setempat mandi dilokasi ini. Warga tersebut tidak membawa perlengkapan mandi seperti biasanya. Ternyata, warga disini biasa menggunakan sabut kelapa sebagai pengganti sabun untuk menggosok bagian tubuh saat mandi dilokasi ini.

“Selain untuk menghilangkan lelah banyak warga yang datang untuk menghilangkan penyakit gatal-gatal karena air ini terdapat belerang. Dan untungnya airnya mengalir seperti sungai dan ada juga tempat untuk berbaring kalau disini disebut “sopo-sopo” dan bagi wisatawan yang lupa membawa baju ganti telah disediakan kain basahan oleh warga setempat” ungkap buk delima

Sehingga tak perlu khawatir bagi warga yang berkunjung. Tak terasa satu jam sudah kami berendam dan berbincang di pemandian air panas hutaraja ini. Hari sudah menunjukkan pukul 16.00 dan akhirnya kami bergegas untuk pulang dan meninggalkan tempat yang hijau ini.

Sekian pengalaman saya berkunjung ke lokasi objek wisata Pemandian Air Panas Hutaraja di Panyabungan Selatan Mandailing Natal / Madina. Semoga menginspirasi bagi anda semuanya ya untuk berkunjung…

Salam mozafir, shared by May H.

Add a Comment

Your email address will not be published.