Wisata Pulau Rubiah Sabang dan Kilometer NOL Indonesia, Aceh

Ketika berwisata di Aceh saat menyeberang ke Sabang, Seperti yang saya lihat bersama keluarga saya di titik kilometer NOL Indonesia begitu amat indahnya pulau Indonesia ini dari titik NOL.

berfoto di bawah laut pulau rubiah sabang

 

berfoto di kilometer 0 Indonesia

Kita juga bisa melihat Samudera Hindia dan Selat Malaka dari titik NOL ini, dan juga bisa menikmati senja di sore hari ataupun sunset. Kita juga bisa melihat pulau sabang yang amat indah, betapa menakjubnya kuasa ALLAH SWT.

Tak heran juga para tourist yang hobi menyelam untuk melihat destinasi bawah laut Indonesia ini yg begitu amat indah.

Kemudian itu saya dan keluarga saya pergi ke Pulau Rubiah, dimana Pulau Rubiah kita bisa melihat wisata yang halal dan makanan halal juga pastinya.

naik perahu menyeberang ke pulau rubiah

Di sampan yang saya naiki ini merupakan sampan yang sangat keren dimana kapal tersebut mempunya aquarium buatan yang langsung tembus bawah laut. Kita bisa melihat ikan tanpa menyelam ke lautnya dengan menggunakan aquarium buatan orang sabang.

Kapten sampan ini juga pandai berbahasa inggris loh, bukan hanya Bahasa inggris yang mereka kuasai Bahasa tetangga jiran aja bisa mereka kuasai yaitu Bahasa Malaysia atau Bahasa Melayu.

Kapten sampan ini memiliki ilmu sejarah yang sangat kental khususnya sejarah Pulau Sabang, Pulau Sabang ini dulunya tempat orang Indonesia naik haji ke Arab Saudi seperti yang dikatan kapten sampan yang saya tumpangi.

Dengan menggunakan kapal layar yang hanya menggunakan tenaga angin bukan menggukan baling-baling sampan jika tidak ada angin kencang mereka tidak bakalan samapai dengan cepat , Jadi butuh waktu yang lama buat sampai ke Arab Saudi.

Sebelum mereka berangkat ke Arab Saudi mereka dikarantinakan  jamaah di pulau Rubiah itu terlebih dahulu. Kemudian mereka diberangkatkan menggunakan kapal. Sekarang tempat karantina jama’ah haji Indonesia itu sudah hilang hanya saja pondasi saja yang sampai saat ini masik berdiri dengan kokoh dan kuat.

Pulau Sabang ini memiliki parawisata yang halal dari segi mana pun dan para warganya beragama muslim semua jadi kita tak perlu takut dalam memilih makanan, karena semua warganya beragama muslim.

wahana wisata di pulau rubiah sabang

Kemudia itu kami telah sampai di pulau Rubiah, dimana pulau ini banyak sekali permainan-permainan yang bisa kita cobai, mulai dari snorkeling, diving, bebek dayung dan lain-lain. Pulau Rubiah merupakan bagian dari Kota Sabang, tepatnya berada di sebelah barat laut Pulau Weh.

Pulau ini hanya berjarak kurang lebih sekitar 250 meter dari Pantai Iboih Aceh. Pulau Rubiah dengan taman lautnya menawarkan pesona keindahan alam bawah laut yang dapat memukau bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Kita akan menemui berbagai macam spesies ikan, tidak asing lagi bagi para pecinta laut khususnya bagi penyelam untuk melihat isi laut Indonesia yang begitu indah nan elok.

Pulau Rubiah diambil dari nama diambil dari nama istri seorang Wali di Sabang, Tengku Cik Di Iboih. Istrinya bernama Sarah Rubiah yang hingga saat ini kita ketahui.

Disisi lain pula ada makan istri seorang Wali di Sabang yang berada di pinggiran laut sabang.

Saya tidak sabar ingin melihat isi lautan Indonesia yang indah ini tepatnya di pulau sabang dengan melalakun sport snorkeling saja. Harga nya cukup murah hanya membayar Rp 50.000.- saja kita sudah puas untuk melihat isi lautan sabang ini.

Saya bisa melihat ikan-ikan yang cantik dan lucu-lucu dengan memberi sebuah mie instan atau disebut juga indomie.

Kemudian itu saya melakukan momen yang dimana tidak saya lewatkan dan tidak akan saya lupakan yaitu melakukan foto didalam laut yang di bantu oleh abang sepupu saya sendiri untuk mengabadikan isi laut Sabang ini.

berfoto di bawah laut pulau rubiah sabang

Kemudian badan saya merasakan gatal-gatal, rupanya saya terkena sengatan ubur-ubur kecil yang tidak bisa kita lihat dengan mata koita sendiri.

Bagai anak-anak yang dibawah umur dilarang berenang ke ¼ gari pinggir pantai dikarenakan nanti terkena bawak oleh ombak dan wajib menggunakan pelampung serta didampingi oleh orang dewasa, jika tidak didampingi oleh maka akan berakibat fatal.

Pulau sabang merupakan pulau yang saya lihat disana tidak ada sampah disekitaran lautnya karena para masyarakat disana memang betul-betulan menjaga laut tersebut dan mereka mungkin menanamkan kebrsihan adalah sebagian dari iman.

Sekian dari pengalaman yang saya ceritakan. Mudah–mudahan keberadaan wisata ini lebih banyak di ketahui banyak orang karena memiliki sifat wisata islami dan wisata halal.

Dan kita sebagai pengunjung juga harus bisa menjaga kebersihan di daerah tersebut agar dapat terus terjaga kelestarian pulau sabang yang indah ini.

Sekian cerita tentang info Wisata Pulau Rubiah Sabang dan Kilometer NOL Indonesia

Salam mozafir…shared by Chairul A.G.

Add a Comment

Your email address will not be published.