Pengalaman Berwisata ke Sabang dari Medan

Pengalaman backpacker ke Banda Aceh atau wisata ke Sabang dari Medan – Daerah sabang adalah daerah ujung barat Indonesia yang terkenal dengan KM 0 nya.

Berwisata ke Sabang dari Medan

Akses Transportasi Wisata ke Sabang dari Medan

Perjalanan dari medan ke banda aceh terlebih dahulu sekitar 12 jam setiba dibanda aceh lalu kita ketempat penyebrangan yang dinama kan pelabuhan (ulhe-ulhe), nah disana lah tempat untuk penyebrangan ke sabang melalui kendaraan kapal ferry yang dimana jika kapal fery ketika liburan sudah tiba maka penghuni kapal penyebrangan ke sabang sangat- sangat ramai dengan penumpang sekitar 1000 tiket/ perhari dan muatan nya 300-500 orang penumpang.

Selain itu kapal ini melayani penyebrangan 3 kali trip perhari nya. ketika dalam perjalanan dalam kapal fery Sepanjang perjalananan juga dengan dikelilingi pemadangan yang indah dan kita juga bisa menikmati ikan- ikan yang di laut dan terumbu karang yang ada dibawah laut sabang.

Nah pada saat itu terasa sekali nikmat tuhan yang sangat begitu indah rasanya ingin setiap hari memandang keadaan seperti ini maka ucaplah alhamduliilah masih diberi sebuah kesempatan kita dapa t menikmati apa yang diberikan allah swt dimuka bumi.

Setiba kita sampai disabang kami pun bergegas mempersiapkan barang- barang menuju penginapan hotel di “CASA NEMO BEACH” yang terletak disabang, 37 km dari banda aceh, casa nemo beach menawawarkan restoran gratis.

Kita juga dapat menikmati sarapan kontinental ditaman liburan ini. Fasilitas hotel kamar-kamar nya penuh dengan AC, terasa pribadi yang menghadap ke laut dan kolam renang luar ruangan.

Dengan tanaman yang tumbuh dengan subur dan laut yang sangat berwarna biru membuat mata semakin segar dan tidak merusak mata. merefresh otak sangat lah penting untuk menghilang kan kejenuhan dari suatu pekerjaan  maka dari itu saya memilih untuk berliburan ke sabang.

Sabang island ini banyak dikunjungi oleh para bule, turis bahkan para orang  luar negeri datang berkunjung ke sabang  untuk menikmati semesta alam yang sangat sejuk.

Kemudian kami berkunjung ke beberapa tempat yaitu ada sumur tiga yang dimana pantai yang membiru itu sangat lah indah. Di sisi timur Kota Sabang terdapat sebuah pantai yang jadi favorit banyak orang untuk menikmati sunrise.

Pasir pantainya yang putih dan jernihnya air pantai akan membuatmu betah berlama-lama di sini. Nama sumur tiga diambil dari sejarah tiga sumur air tawar yang konon katanya berada di area pantai ini.

Kamu juga bisa menghabiskan waktu siangmu dengan makan- makan di warung seafood yang banyak tersebar di area pantai ini dan apalagi menikmati nya bersama keluarga panorama nya sangat lah nikmat sekali.

Menghabiskan waktu di pantai ini sangat lah menyenang kan hati menjadi adem dan pikiran juga tenang serasa hilang dari masalah, setelah  itu kami terus berkeliling ke beberapa tempat pantai iboih sabang dan banyak  tempat  lagi  yang kami kunjungi.

Nah,  rasanya ketika berada disana tidak ingin pulang karena merasa kan  nyaman nya menikmati alam-alam semesta yang masih dengan panorama yang asli dengan  udara yang sejuk.

Tugu Km 0 Sabang, Spot andalan berfoto 

Berkunjung ke Sabang tentunya tidak lengkap tanpa berfoto di depan tugu nol kilometer Indonesia. Karena lokasinya yang berada di kawasan hutan, jangan heran jika sepanjang perjalanan menuju  monumen  kamu akan banyak menjumpai monyet-monyet yang berjalan bebas.

Tinggi tugu nol kilometer ini mencapai 43,6 meter dengan empat pilar penyangga yang megah. Fasilitas di sekitar area wisata sudah  sangat  memadai. Mulai dari tempat makan  hingga toilet dan toko oleh-oleh bisa dengan  mudah kamu  temui di sini rasanya jika ke sabang tidak mengambil monumen dititik nol kilometer ini sangat disayangkan.

Slogan terkenal “Dari Sabang sampai Merauke” dipopulerkan Presiden Soekarno dari ucapan seorang  perwira Belanda bernama Jenderal JB van Heutsz  saat  mengklaim  kemenangannya dalam Perang Aceh tahun 1904, yaitu “Vom Sabang tot Merauke”. Sabang dan Merauke adalah dua kota di ujung paling barat dan paling timur Indonesia yang kini sama-sama memiliki tugu  nol kilometer.

Tugu Nol Kilometer RI atau biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan sebuah penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi obyek wisata sejarah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Snorkeling di Pulau Weh, Sabang

Lalu kami berkunjug lagi ke tempat sirui hedrothemal yang dimana saya dan bersama teman teman dapat snorkeling yaitu meeyelam kedalam dasar laut sehingga dapat melihat isi-isi laut yang sangat cantik dan kami pun mengambil beberapa spot foto dalam dasar laut.

Menikmati alam bawah laut Pulau Weh dengan keanekaragaman jenis ikan dan keindahan terumbu karang nya, baik terumbu karang lunak maupun terumbu karang keras dari berbagai jenis bentuk dan warna yang membentuk gugusan karang yang sangat menakjubkan tiada tara untuk dinikmati oleh mata manusia. Di Sabang juga banyak terdapat terumbu karang seperti Karang Lupas, Karang Kerupuk dan juga Karang Rusa.

Di Taman Laut Sabang juga akan banyak dijumpai berbagai macam jenis biota laut yang sangat indah dan menawan serta akan Anda temui berbagai macam jenis ikan karang, seperti Parrot Fish, Tropet Fish, Angel Fish dan juga Dunsel Fish.

Bagi Anda yang tidak bisa diving, Anda juga bisa menikmati keindahan bawah lautnya dengan cara snorkelling. Tak perlu khawatir, Anda juga akan disuguhkan pemandangan berbagai jenis ikan cantik seperti ikan badut dan juga ikan warna-warni lainnya.

Semua ini bisa Anda nikmati jika Anda mengunjungi Lokasi taman lautnya seperti Pantai Iboih, Pantai Gapang, dan Pantai Pulau Rubiah yang jarak tempuhnya sekitar 30 hingga 45 menit dari Kota Sabang dan tempat wisata ini juga sangat cocok bagi Anda yang memiliki hobi menyelam.

Selain berbagai jenis terumbu karang yang indah dan ikan-ikan yang menawan, alam bawah laut sabang juga menyimpan keindahan dan keunikan lainnya, yaitu Sirui Hidrotermal. Sirui yang terkenal dengan gunung berapi di bawah lautnya atau yang dikenal dengan Hidrotermal.

Di sini, Anda bisa melihat gelembung-gelembung udara yang keluar dari kawah-kawah kecil dan Anda juga bisa melihat ikan-ikan unik yang berbeda dengan laut lainnya. Tidak jauh dari pantai Gapang, tepatnya di wilayah Pria Laot, terdapat salah satu keajaiban laut yang sangat mempesona, yaitu Gunung Api Bawah Laut (Sirui Hidrotermal).

Selain wisata alam bawah laut yang indah dengan terumbu karangnya, pemerintah Kota Sabang juga menjadikan Sirui Hidrotermal tersebut sebagai salah satu wisata bahari andalan yang sangat diminati wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pulau Sabang merupakan wilayah yang memiliki pemandangan alam yang luar biasa, tentunya hal ini menjadi kebanggaan bagi kita semua karena Allah telah menciptakan alam semesta seperti ini dengan sangat luar biasa dan patut kita mensyukuri dan diapresiasi bentuk apresisi yang tepat adalah dengan menjaga memelihara lingkungan sekitar dan mengembangkan potensi wisata yng sudah ada dimuka bumi ini.

Semoga tulisan traveling Pengalaman Berwisata ke Sabang dari Medan bermanfaat buat anda yang ingin mencoba destinasi wisata sabang, apalagi Aceh terkenal dengan wisata halal nya maka bolehlah berlibur ke pulau sabang ini.

Judul : Pengalaman Liburan ke Sabang Island ( BANDA ACEH )
shared by Alma A.

Written by 

Assalamualaikum...Anda memiliki info wisata daerah, cafe, restoran, hotel, penginapan, dll yang ingin di kenalkan pada dunia, boleh share kepada kami untuk di publikasikan. Mozafir managed by travel blogger (halal traveller).

Leave a Reply

Your email address will not be published.